Bobby Nasution Miliki Semua Kriteria Calon Pemimpin Sesuai Standar Al Washliyah
Bobby Nasution Miliki Semua Kriteria Calon Pemimpin Sesuai Standar Al Washliyah

BobbyNasution.id, Medan –  Calon Walikota Medan 2020 Bobby Nasution terus mendapatkan dukungan penuh untuk pencalonannya. Kali ini, organisasi Al Jam’iyatul Washliyah atau sering disebut Al-Washliyah, juga menaruh harap kepada putra dari mendiang tokoh utama di Medan, M. Erwin Nasution ini. Organisasi agama yang satu ini memang sudah menjalin hubungan dengan Bobby dan almarhum ayahnya sejak lama.

Harapan ini diungkapkan oleh H Azam Nasution, Ketua Al-Washliyah Kota Medan. Ia dan segenap anggota organisasi serta seluruh masyarakat Kota Medan berharap akan adanya pemimpin dengan tingkah laku santun serta memiliki akhlak mulia.

Baca Juga: DPD Golkar Sumatera Utara Positif Dukung Calon Wali Kota Medan, Bobby Nasution

Ia mengatakan bahwa hanya Bobby yang memiliki semuanya itu. Terlebih, ia sudah sering berkomunikasi secara intens dengan Bobby, bahkan sejak Bobby masih sangat belia.  “Calon Walikota Medan itu harus punya akhlaqul karimah atau akhlak mulia, santun,” ungkapnya.

Dalam keterangan yang ditulisnya untuk beberapa media, pada 7 Juli 2020, Azam berkata bahwa organisasinya memiliki standar baku bagi seorang pemimpin amanah. Organisasi yang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu di tanah air ini sangat percaya bahwa semua standar tersebut telah dimiliki Bobby.

Azam mengatakan bahwa ciri pertama dari pemimpin amanah adalah shibghah, dimana calon pemimpin memiliki ciri khas dari anggota Al-Washliyah dengan tingkah laku yang sesuai dengan ajaran. Ia mengartikan bahwa calon Wali Kota harus beragama Islam, namun tidak sekedar beragama Islam, tetapi juga mengamalkan agama secara benar.

Ciri kedua yang dikemukakan Azam adalah, visi jelas. Menurutnya calon pemimpin yang memiliki wijhah atau lebih dikenal dengan visi yang dapat diaplikasikan sesuai arah atau tujuan adalah calon pemimpin yang tegas, dan konsisten. Ia akan benar-benar mengabdi untuk rakyat.

Azam melanjutkan dengan ciri ketiga, yaitu khittah. Ciri ketiga ini merujuk secara langsung akan pergerakan dari Al-Washliyah. “Al-Washliyah ini organisasi independen. Kalau ada kader mendukung salah satu calon walikota itu sah-sah saja,” kata Azam. Menurut pria yang juga menjabat sebagai Plt Kadispora Medan ini, inti gerakan dari Al-Washliyah adalah dakwah, pendidikan, amal sosial, amar ma’ruf nahi mungkar.

Lebih lanjut, Azam mengharapkan Wali Kota Medan berikutnya adalah menerapkan musyawarah untuk sarana dalam bekerja sehari-hari. “Musyawarah untuk hasil mufakat, itu adalah salah satu ciri orang-orang Al-Washliyah,” lanjutnya.

Azam mengungkapkan hal ini karena ia tahu bahwa Bobby memiliki kriteria yang sesuai dengan harapan orang Medan akan Wali Kota yang mumpuni. Suami dari Kahiyang Ayu ini tidak pernah membatasi diri untuk terus berkomunikasi, terutama kepada para senior di kalangan organisasi keagamaan, politik dan sosial.

Bobby memang terkenal sangat ramah dan juga rendah hati, dimana ia selalu meminta dukungan dari para senior. Saran serta aspirasi selalu diserap Bobby, sehingga ia dapat mengaplikasikannya untuk membangun kota Medan yang berkah, sesuai visi #KolaborasiMedanBerkah.

Terkhusus untuk Al-Washliyah, Bobby memang terkenal memiliki kedekatan dengan organisasi ini. Ia juga sering mendapat kesempatan untuk melakukan silaturahmi di Sekretariat Wilayah Al-Washliyah Sumut, dengan warga Al-Washliyah. Ia tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga mengenal warga secara dekat, dan mendengarkan aspirasi warga yang belum terwujud melalui pemerintahan sebelumnya.

Baca Juga: Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution: Mencari Wakil Bebas Korupsi

Aspirasi warga, bukan hanya dari Al-Washliyah, selalu mendapatkan perhatian Bobby. Karena itulah ada banyak tim relawan yang secara sukarela mendeklarasikan diri untuk mendukung Bobby.

Para relawan tersebut yang membantu Bobby untuk dapat berkomunikasi langsung dengan masyarakat di seluruh Kota Medan. Bobby kerap turun ke lapangan untuk mendengar aspirasi warga sekaligus memberi bantuan karena adanya tim relawan yang tersebar di lebih dari dua puluh kecamatan di Kota Medan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here