Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution Mendapat Dukungan H. Akhyar Nasution
Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution Mendapat Dukungan H. Akhyar Nasution

Bobby Nasution – Calon Walikota Medan 2020 Bobby Nasution serta Wakil Wali Kota Medan, H Aulia Rahman semakin mantap dan yakin akan memenangkan kontestasi pilkada Medan 2020. Hal ini karena dukungan untuk pasangan ini semakin besar.  Dukungan kembali muncul dari komunitas relawan yang terdiri dari para Ustadz serta Ustadzah.

Bagi mereka, pasangan muda jauh lebih tepat dalam memimpin Kota Medan yang memerlukan banyak perubahan. Tidak hanya itu, anak muda memiliki inovasi yang dapat mengatasi masalah, dengan cara-cara yang lebih cepat sesuai dengan perkembangan zaman.

Baca Juga: DPD Golkar Sumatera Utara Positif Dukung Calon Wali Kota Medan, Bobby Nasution

“Mereka berdua adalah orang-orang yang berpendidikan. Insyaallah saya optimis Bobby-Aulia bisa membawa kota Medan ke arah lebih baik. Apalagi para ulama sudah mendoakan pasangan ini,” jelas pembimbing KBIH Multazam, ustadz H. Akhyar Nasution. Ia mengatakan hal ini pada acara silaturahmi yang diadakan di Jalan Titi Papan, Medan pada 27 September 2020 lalu.  H. Aulia Rahman hadir pada acara ini, dan kehadirannya disambut dengan sangat hangat dan bersahabat.

Seperti kebanyakan tokoh agama dan masyarakat, ia berpendapat bahwa #KolaborasiMedanBerkah adalah misi paling pas untuk diterapkan di kota metropolitan. Medan perlu inovasi untuk menuju pembangunan merata, baik infrastruktur dan sumber daya manusia. Hal ini penting demi suasana kondusif, yang dapat mendukung produktivitas masyarakatnya.

Pada kesempatan ini, Akhyar mengatakan bahwa suasana kondusif sangat perlu dalam kehidupan masyarakat. Hal ini terutama saat menjelang pilkada. Banyak terjadi kesalahpahaman dan juga fitnah, terutama jika terkait dengan isu agama, suku, dan banyak lagi. Hal ini tentu bukan hal yang positif. Akhyar tidak memungkiri, dimana politik serta agama terkadang memang menjadi satu kesatuan dalam sebuah pemerintahan. Tetapi, hal ini bukan berarti bahwa isu agama ataupun SARA digunakan dalam menjegal seorang calon pemimpin daerah, terlebih sesama Islam.

“Membawa isu agama untuk menjatuhkan orang lain itu tidak baik dan dilarang dalam agama Islam,” jelasnya.

Ucapan ini disambut dengan hormat oleh Aulia Rahman. Ia sangat berterima kasih dengan dukungan dari komunitas yang terdiri dari para alim ulama tersebut. Aulia berharap semua warga Medan memiliki pola pikir yang sama, dimana kerukunan umat jangan sampai dirusak oleh hal-hal yang terkait dengan politik, terutama karena isu agama, serta suku. Perpecahan dalam sebuah daerah adalah awal kehancuran. Jika hal ini terjadi, maka Kota Medan akan jauh dari keberkahan.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur dipertemukan di sini dengan para Ustad dan Ustadzah yang telah memberikan keteduhan hati. Karena saya yakin, orang yang sejuk hatinya dan menegakkan kebenaran itulah tanda orang beragama,” jelas Aulia Rachman.  Pada acara tersebut, jamaah yang datang juga sangat antusias dengan kehadiran Aulia Rahman. Hadirin dan para ustadz pun melaksanakan shalat dzuhur bersama di sela-sela acara.

Baca Juga: Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution: Mencari Wakil Bebas Korupsi

Isu perpecahan memang rawan terjadi di ranah politik, terutama saat pemilihan umum akan digelar. Hal ini seolah sudah biasa terjadi di Indonesia, namun hal ini seharusnya jangan sampai dibiarkan berlarut-larut. Hal ini karena tidak semua orang dapat berpikir logis, serta jernih dalam menerima sebuah informasi. Tak jarang orang hanya menelan mentah-mentah sebuah informasi, dan langsung menyebarkannya kepada orang lain dengan mudah.

Tetapi, selama ini, Bobby – Aulia yakin masyarakat Kota Medan sudah sangat cerdas dalam memilah informasi, dan memilih pasangan pemimpin yang tepat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here