Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution Yakin Sejahterakan Pedagang di Pasar Tradisional
Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution Yakin Sejahterakan Pedagang di Pasar Tradisional

Bobby Nasution –Calon Walikota Medan 2020 Bobby Nasution masih terus memberikan waktunya untuk melakukan sosialisasi sekaligus kunjungan kepada warga Kota Medan dari berbagai profesi. Salah satunya adalah pedagang pasar tradisional. Selama ini, fokus utama Bobby jika nantinya terpilih sebagai Wali Kota Medan adalah meningkatkan ekonomi kerakyatan. Salah satu faktor pendongkrak ekonomi kerakyatan adalah pasar tradisional.

Karena itulah, ia berkunjung untuk membeli beberapa sembako di Pasar Kampung Lalang Medan. hal ini ia lakukan pada 28 September 2020 lalu. Kesempatan ini juga ia pergunakan untuk mendengar langsung aspirasi pedagang di pasar tersebut. Kedatangan Bobby di pasar inipun menjadi pusat perhatian pedagang, yang selama ini ingin bertemu langsung dengan calon Wali Kota mereka itu.

Baca Juga: DPD Golkar Sumatera Utara Positif Dukung Calon Wali Kota Medan, Bobby Nasution

Kunjungannya ke pasar yang dikelola Pemerintah Kota Medan tersebut dimanfaatkan para pedagang untuk menceritakan bagaimana kendala mereka dalam meningkatkan pendapatan. Salah satunya dari salah satu pedagang bumbu dapur, yaitu bawang merah dan jahe merah. Ia membeli masing-masing 1kg kepada pedagang yang bernama Boru Ginting. Namun, ia juga membeli beberapa barang dagangan dari penjual di lapak lainnya.

Pada kesempatan tersebut, ada empat orang yang menjadi perwakilan dari rekan-rekannya sesama pedagang. Mereka dipilih masing-masing dari setiap lantai di pasar sehingga mereka dapat menyatakan keluh kesah mereka. Mayoritas dari mereka mengatakan bahwa desain pasar tidak representatif bagi para pedagang.

“Bagusnya ini tembok dijebol. Jadi banyak akses masuk. Kami selama ini tidak terlihat dari luar ada pedagang di dalam,” jelas salah satu pedagang yang memiliki lapak di bagian belakang Pasar Kampung Lalang. Selain itu, beberapa pedagang juga berharap bahwa nantinya ada tangga yang dibangun di sisi luar pasar. Hal ini supaya pembeli dapat dengan mudah masuk ke pasar.

Pembeli yang enggan masuk ke pasar tersebut juga disebabkan karena sudah banyak pedagang liar yang berjualan di pinggiran pasar. Hal ini tentu merugikan pedagang di dalam pasar, karena mereka membayar sewa kios.

“Kalau Pak Bobby jadi Wali kota Medan saya yakin bisa menertibkan hal pedagang liar dan menata pasar,” jelas salah satu dari mereka dengan sangat yakin.

Bobby Nasution sendiri mengatakan bahwa dirinya sudah melakukan tindakan untuk keluhan pedagang ini. Sebelum ini, kunjungan ke pasar tradisional bukan dilakukan sekali dua kali oleh Bobby dan tim relawan. Bobby berujar bahwa ia sudah merancang aplikasi tentang pendataan pedagang, sekaligus penataan semua pasar tradisional di Kota Medan.

“Jadi kunjungan ini bagian dari upaya kroscek data karena sebelumnya sudah di data lewat situs pasarmedan.com. Saya lihat data yang kami kumpulkan 95 persen akurat,” jelas pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia itu.

Suami Kahiyang Ayu tersebut menarik kesimpulan, dimana keluhan pedagang adalah tidak adanya ketertiban yang diberlakukan oleh pengelola pasar. Selain itu, para pedagang yang memiliki lapak di pasar tradisional memiliki tingkat kesejahteraan sangat rendah.

Baca Juga: Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution: Mencari Wakil Bebas Korupsi

“Saya kelak akan fokus ketertiban pasar. Pasar kan dibuat dengan anggaran. Harusnya pedagang di pasar sejahtera. Yang berdagang banyak di luar pasar yang telah ditentukan. Manajemen harus tegas jangan ada pembiaran oknum tertentu harusnya itu bisa ditegur bagi yang melanggar ketentuan,” pungkasnya.

Tentu saja, hal ini sangat diharapkan oleh para pedagang di pasar tradisional Kota Medan, karena mereka sangat menginginkan perubahan demi peningkatan kesejahteraan mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here