Pemeriksaan Kesehatan Beres, Bobby Nasution Siap Perkuat Barisan Pemenangan

Bobby NasutionCalon Walikota Medan 2020 Bobby Nasution dan Wakil Wali Kota Medan Aulia Rahman sudah melalui beberapa tahapan yang ditentukan Komisi Pemilihan Umum sebagai peserta pemilihan kepala daerah.  Tahapan terakhir waktu itu adalah pemeriksaan kesehatan jasmani, dimana pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari pemeriksaan kesehatan rohani melalui tes psikologi.

Pemeriksaan jasmani dilakukan 9 September 2020 di RSUP H Adam Malik Medan, lalu. Bobby Nasution dan Aulia Rahman sepakat untuk datang bersama pada 7.30 WIB. Mereka hadir dengan busana kasual seperti biasa, namun tetap menarik perhatian siapa saja yang ada di rumah sakit tersebut.

Baca Juga: DPD Golkar Sumatera Utara Positif Dukung Calon Wali Kota Medan, Bobby Nasution

Bahkan, para wartawan pun sudah menunggu di halaman depan Paviliun RSUP H. Adam Malik. Tentu kesempatan ini tidak disia-siakan awak media, yang ingin sekedar mencari tahu tentang perkembangan program Bobby – Aulia untuk proses pemenangan mereka di Pilkada 2020.

Seperti biasa pula, Bobby menyempatkan diri untuk berbincang dengan awak media, sebelum akhirnya ia dan Aulia menemui dokter yang bertugas untuk segera melakukan pemeriksaan. Mereka pun mengenakan baju biru muda seperti pasien lainnya di rumah sakit itu, dan menjalani prosedur pemeriksaan seperti calon pemimpin lainnya, yang berpartisipasi dalam Pilkada 2020 itu.

Pada kesempatan itu, baik Bobby dan Aulia terlihat bugar dan bersemangat dalam melakoni setiap tahapan tes kesehatan. Tes kesehatan yang diinisiasi oleh KPU ini dilakukan tiga hari, sejak 9 sampai 11 September. “Ya untuk hari ini pemeriksaan klinis dan anti narkoba diikuti 42 bapaslon dari 7 kabupaten/kota termasuk diantaranya Kota Medan yakni pasangan Bobby-Aulia,” terang dr. Edy Ardiansyah, ketua IDI Sumatera Utara yang juga merupakan ketua panitia dari tes kesehatan ini.

Ia melanjutkan bahwa pemeriksaan kesehatan ini diberlakukan bagi semua bakal calon pemimpin daerah yang maju di pemilihan kepala daerah serentak di Sumatera Utara. Tepatnya, ada 23 kabupaten serta kota di provinsi ini.  Menurut Edy, pemeriksaan kesehatan ini termasuk tes narkoba selain pemeriksaan fisik serta psikologi. Semuanya adalah tahapan penting yang harus dilalui calon pemimpin. Ia mengatakan bahwa semua hasil tes akan langsung diserahkan ke pihak Komisi Pemilihan Umum.

Sebelumnya, mereka menjalani tes psikologi 8 September 2020. Mereka berdua telah berhasil melaluinya, dan kini tinggal memperkuat barisan pemenangan. Barisan pemenangan adalah mereka berdua dan juga para tim relawan. Soal solidnya tim relawan tidak perlu diragukan lagi. Mereka selalu mendampingi Bobby Nasution dalam tiap kunjungan ke lapangan. Bahkan, mereka pun turun ke pasar-pasar dan beberapa kegiatan kemasyarakatan tanpa Bobby, meskipun dengan amanat dari Bobby untuk menyerap aspirasi masyarakat kecil.

Bobby yang populer dengan visi #KolaborasiMedanBerkah ini memang selalu menggaungkan peningkatan ekonomi kerakyatan. Hal ini terlihat di laman Facebook miliknya.

Ia selalu mengunggah tentang fokusnya kepada pengembangan UMKM, demi peningkatan ekonomi kerakyatan. Selama ini, ia juga mengajak para pegiat UMKM untuk saling berkolaborasi, baik untuk promosi produk maupun untuk pengadaan barang.

Baca Juga: Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution: Mencari Wakil Bebas Korupsi

#KolaborasiMedanBerkah menjadi kunci akan peningkatan ekonomi kemasyarakatan. Ini alasan utama mengapa para pegiat UMKM bersemangat untuk memilihnya sebagai Wali Kota Medan periode berikutnya.

Selama ini, para pelaku UMKM masih belum mendapatkan kemudahan untuk pengembangan usaha, karena berbagai masalah birokrasi. Harapan mereka pun ada pada Bobby Nasution – Aulia Rahman yang menganggap bahwa perhatian untuk UMKM sebagai penopang ekonomi masyarakat adalah hal terutama.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here