Tingkah Laku Santun Bobby Nasution Cium Tangan Akhyar Saat Tes Psikologi
Tingkah Laku Santun Bobby Nasution Cium Tangan Akhyar Saat Tes Psikologi

Bobby Nasution –  Calon Walikota Medan 2020 Bobby Nasution memang memiliki akhlak baik serta tingkah laku yang santun. Hal ini sudah tercermin sejak lama, bahkan sebelum dirinya sering muncul di media saat mencalonkan diri sebagai Wali Kota Medan. Kemunculannya di publik mungkin sebatas saat acara di istana kepresidenan, ataupun di media sosial.

Namun, masyarakat sudah menilai karakter Bobby sejak lama dan mereka mengaguminya. Bobby sering terlihat berjalan-jalan bersama Kahiyang Ayu dan Sedah Mirah di pasar tradisional, dan dengan busana yang sangat sederhana, dan tidak ada pengawalan khusus, meskipun istrinya adalah keluarga dari orang nomor satu RI.

Baca Juga: Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution: Mencari Wakil Bebas Korupsi

Kesantunan Bobby juga selalu ditunjukkan di mana saja, terutama saat ia bertemu dengan tokoh agama atau masyarakat yang lebih tua. Pada saat ia mencalonkan diri sebagai Wali Kota Medan, ia kerap berkunjung ke rumah beberapa tokoh agama dan politisi senior. Bobby meminta masukan dari para senior tersebut, dimana ia sebagai orang muda harus mendapatkan masukan serta nasihat dari mereka yang telah berpengalaman di bidang politik.

Salah satu bentuk kesantunannya adalah saat ia bertemu dengan Akhyar Nasution di tes psikologi, yang diadakan di Hotel Santika Dyandra, Medan. Tes psikologi tersebut adalah salah satu dari serangkaian tes yang dipersyaratkan Komisi Pemilihan Umum untuk diikuti semua calon pemimpin yang mengikuti ajang Pilkada. Bobby terlihat mencium tangan Akhyar saat keduanya bertemu di acara tes psikologi yang diadakan Himpunan Psikologi Indonesia atau HIMPSI pada 8 September 2020 lalu.

Bahkan Bobby langsung mendatangi Akhyar Nasution dan Salman Alfarizi terlebih dahulu sebelum menyalami tamu-tamu lainnya. Mereka berdua memang datang lebih awal ketimbang Bobby Nasution – Aulia Rahman. Sikap santun ini mendapatkan tanggapan positif dari  M Hatta, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan.

“Ini bentuk ajaran islam yang sudah seharusnya pemuda menghormati yang lebih tua,” katanya yang mengatakan bahwa tradisi cium tangan sangat bagus, terutama untuk mempererat tali silaturahmi.

“Cium tangan kepada yang lebih tua ini jangan hanya dilakukan pada momentum Pilkada saja. Tetapi juga harus dilaksanakan di kehidupan sehari-hari. Dan memang semua ini sudah dianjurkan dalam Islam untuk saling menghormati,” jelasnya.

Menarik untuk disimak, bagaimana nanti pasangan Bobby Nasution dan Aulia Rahman dapat memenangi pilkada Medan 2020 ini. Prediksi para politisi senior adalah Bobby akan menghadapi ‘kotak kosong’ meski Bobby menganggap hal ini bukanlah hal yang sehat dalam berdemokrasi. Tetapi, banyak masyarakat yang sangat yakin bahwa Bobby – Aulia akan menang telak atas lawannya di Pilkada Medan 2020.

Baca Juga: DPD Golkar Sumatera Utara Positif Dukung Calon Wali Kota Medan, Bobby Nasution

Yang menarik adalah prediksi masyarakat yang biasanya justru mengatakan bahwa petahana pasti selalu menang  atas lawannya. Tetapi kali ini, justru masyarakat lebih yakin bahwa Bobby – Aulia justru akan menang telak dari petahana. Mereka sangat yakin karena Bobby dan Aulia telah memiliki rekam jejak yang bagus, terutama dalam kegiatan kemasyarakatan.

Masyarakat sendiri juga menilai calon pemimpin yang baik sebagai sosok yang mau terjun ke lapangan dan melihat sendiri bagaimana kesulitan warga mereka. Tanpa adanya kedekatan dengan masyarakat, tidak mungkin seorang pemimpin dapat menyerap aspirasi warganya, sekaligus menentukan langkah untuk dapat mewujudkan aspirasi tersebut.  Hal inilah yang mendorong warga Kota Medan untuk memberikan dukungan penuh bagi Bobby – Aulia untuk melakukan perkembangan signifikan bagi Kota Medan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here