Warga Optimis Bobby Nasution Mampu Atasi Banjir Rob Mendatang
Warga Optimis Bobby Nasution Mampu Atasi Banjir Rob Mendatang

BobbyNasution.id, Medan – Terkait dengan pertemuan Calon Walikota Medan 2020, Bobby Nasution dengan Afifuddin Lubis, beberapa tokoh masyarakat di kawasan Medan Utara mengungkapkan harapan. Mantan Pj. Wali Kota Medan tersebut sempat memberi nasehat pada Bobby untuk memberi perhatian lebih kepada warga di Medan Utara. Perhatian tersebut bukan hanya dari segi kemajuan ekonomi, tetapi juga dalam mengatasi banjir rob yang selalu menjadi bencana untuk warga di kawasan pesisir dari tahun ke tahun.

Harapan akan adanya wali kota yang memperhatikan masalah banjir rutin ini diungkapkan oleh Mafrizal, Ketua Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia. Ketua MABMI di Kecamatan Medan Belawan itu mengatakan bahwa Bobby Nasution sangat pas untuk mencalonkan diri dalam Pilkada Medan di akhir 2020 nanti.

Baca Juga: Bobby Nasution Manyalurkan APD Bagi Garda Terdepan di Puskesmas Padang Bulan

Ia mengatakan bahwa harus ada seseorang yang memiliki peranan penting dalam pemerintahan daerah sekaligus pemerintah pusat untuk melakukan normalisasi serta pembenahan alur sungai. Selama ini, warga di pesisir tersebut tidak pernah mendapatkan solusi terbaik untuk masalah mereka.

Anggaran yang diperlukan untuk mengatasi banjir rob memang sangat besar. Penggunaan anggaran pun juga memerlukan persetujuan dari pusat, karena pastinya akan menggunakan APBD. Tetapi, mengatasi masalah ini bukannya tidak dapat dilakukan. Mafrizal melanjutkan bahwa Bobby Nasution memiliki kedekatan dengan pemerintah pusat. Jika ia menjabat sebagai Wali Kota, maka ia dapat dengan mudah melakukan pendekatan kepada pemerintah pusat. Hal ini tidak dapat dilakukan wali kota sebelumnya.

Mafrizal mengakui bahwa keterkaitan Bobby Nasution dan presiden RI Jokowi bisa memudahkan banyak urusan, yang tidak dapat dilakukan oleh wali kota- wali kota sebelumnya. Ia mengatakan bahwa kemudahan ini pun juga untuk kepentingan masyarakat, bukan kepentingan pribadi. Menurutnya, koordinasi antara keduanya sebagai keluarga justru lebih efektif.

Mafrizal memberikan penjelasan bahwa permasalahan ini bukanlah hal baru. Pemerintah Kota Medan juga sudah pernah menyusun rencana untuk membangun bendungan. Tetapi, rencana tersebut hingga kini belum dilaksanakan. Padahal, rencana itu telah dibuat lima tahun sebelumnya.

Usulan dari para warga Medan Belawan adalah upaya untuk mengatasi banjir, tidak hanya dengan mengandalkan APBD.  Mereka mengatakan bahwa ada perusahaan di kawasan Medan Utara yang dapat memberikan solusi dalam bentuk Corporate Social Responsibility. Beberapa perusahaan yang juga dekat dengan kawasan yang dilanda banjir adalah Jasa Marga, Pelindo I atau PT KIM.

Hal serupa juga diungkapkan oleh salah satu tokoh masyarakat lainnya, M Badlun Alkholidi. Ketua Forum Ormas Islam Peduli Belawan ini mengatakan bahwa kemudahan koordinasi pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Medan dapat terjalin jika Bobby yang menjadi Wali Kota Medan. Badlun menceritakan bahwa Wali Kota Medan yang menjabat di beberapa periode sebelumnya juga pernah menjanjikan bantuan dari pemerintah pusat. Tetapi, hal ini juga belum dapat direalisasikan.

Baca Juga: Bobby Nasution Manyalurkan APD Bagi Garda Terdepan di Puskesmas Padang Bulan

Sejauh ini, belum ada tindak lanjut dari Pemerintah Kota akan unsur lingkungan. Padahal, lingkungan berperan penting. Medan Utara di zaman dahulu adalah lautan. Medan Utara menjadi daratan karena arus sungai Deli yang membawa pasir-pasir tersebut ke laut.  Tetapi, resapan air yang berkurang membuat aliran air langsung mengarah ke pemukiman.

Hal ini juga disebabkan oleh turunnya permukaan tanah, karena penggunaan air tanah untuk konsumsi warga sehari-hari. Pendapat ini merupakan pengamatan dari Peranita Sagala, salah satu Pengurus Ikatan Arsitek Indonesia. Ia mengatakan bahwa bendungan saja tidak cukup untuk mengatasi banjir, karena kerusakan kawasan Medan Utara sudah sangat akut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here